Berita dan Informasi

Ketika Bahasa Menjadi Jendela Dunia

Kita mungkin sering mendengar ungkapan “Bahasa adalah Jendela Dunia” dalam Bahasa Inggris berbunyi “Language is a window to the world”. Kenapa sih orang sering menyebutkan ungkapan ini? Seberapa kuatkah peran bahasa terhadap diri kita? Apakah benar dengan bahasa kita bisa menguasai dunia?

Ketika kita berbicara perihal bahasa tentu bahasa merupakan hal yang sangat penting bagi kita sebagai makhluk sosial. Bahasa merupakan sebuah alat untuk berkomunikasi dengan orang lain yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu peran besar bahasa yaitu agar semua orang bisa berinteraksi dengan mudah  satu sama lain baik secara lisan maupun tulisan. Namun jika ingin mampu berinteraksi dengan orang yang berbeda bangsa dan bahasa dengan kita, tentu kita harus belajar dan memahami bahasa asing tersebut.

Seperti yang kita ketahui bahwa bahasa dapat dibilang sebagai jendela dunia, kenapa? karena dengan menguasai bahasa suatu negara tentu kita dapat memperluas wawasan yang kita miliki terkait negara tersebut seperti ilmu-ilmunya, entah ilmu politik, sosial, ekonomi, budaya dan lain sebagainya. Dengan menguasai bahasa-bahasa kita dapat menaklukan dunia karena jika kita tidak paham dengan bahasa negara yang kita kunjungi tentu kemungkinan besar kita sulit untuk belajar dan berinteraksi di negara asing.

Beberapa bahasa asing yang wajib dipahami diantaranya yaitu Bahasa Inggris dan Bahasa Arab. Bahasa Inggris merupakan bahasa yang sudah disepakati menjadi bahasa international, bisa dibayangkan bila kita mampu menguasi bahasa international dengan baik kita akan bisa belajar berbagai ilmu dengan baik dari negara asing.

Menyadari pentingnya hal ini maka program pengembangan bahasa asing (Arabi and English) di pondok pesantren Muallimin Muhammadiyah Sawah Dangka sangat massive di jalankan, mengingat bagaimana pentingnya sebuah bahasa bagi seorang santri, bagaimana akan mudahnya seorang santri belajar ilmu dari berbagai sumber tanpa terhalang oleh bahasa.

Beberapa Program Bahasa yang dijalankan untuk mengembangkan kemampuan bahasa santri muallimin yaitu; Sabahul Khair, Arabic club, English Club, Pekan Bahasa. Dimana melalui program-program ini hendaknya santri kita menjadi termotivasi belajar bahasa asing serta gairah pembelajaran bahasa menjadi hidup dilingkungan pesantren.[nesi sabti]

Post A Comment

One Response

  1. Keren. Semoga kedepannya tilmidz dan tilmidzat di Mu’allimin menjadikan bahasa asing sebagai bahasa harian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita terbaru

Gallery

Tag

Subscribe